Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Final Liga Champions: Gol Kai Havertz Kubur Mimpi Man City

LAPORAN: AGUS DWI
  • Minggu, 30 Mei 2021, 03:58 WIB
Final Liga Champions: Gol Kai Havertz Kubur Mimpi Man City
Chelsea kandaskan harapan Man City untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka/UEFA
Duel dua tim berkostum biru tersaji dengan menarik di atas rumput Estadion Do Dragao, Porto, Portugal, Minggu dinihari WIB (30/5).

Chelsea yang sedikit lebih unggul dibanding Manchester City dalam urusan tampil di final Liga Champions, membuktikan kemampuan dan pengalaman mereka sejak menit pertama.

Namun, dari sejumlah upaya yang dilakukan skuat besutan Thomas Tuchel itu belum ada yang berbuah gol. Solidnya pertahanan City jadi salah satu sebab kerap terhentinya gedoran Chelsea.

Bahkan, City nyaris mencetak gol lebih dulu andai sepakan kaki kiri Phil Foden tak mampu dibendung Antonio Rudiger pada menit 27.

Toh berondongan serangan Chelsea akhirnya membuahkan hasil jelang babak pertama berakhir.

Sebuah serangan balik cepat yang dilakukan pasukan The Blues membuat Kai Havertz tak terkawal untuk berhadapan satu lawan satu dengan Ederson.

Dengan sebuah sontekan untuk memindahkan arah bola, Havertz pun membuat gawang Manc City bergoyang. Suporter The Blues di tribun stadion pun bersorak.

Intentitas serangan City pun makin tinggi saat laga memasuki babak kedua. Sayang, baru beberapa menit berjalan, upaya ini sedikit terhamat usai motor serangan sekaligus kapten tim Kevin De Bruyne harus ditarik keluar karena mengalami cedera.

Di tengah gedoran pasukan City, Chelsea masih mampu membuat pertahanan lawan keteteran. Salah satunya peluang yang didapat Pulisic pada menit 73. Sayang, tendangannya hanya mengarah ke samping gawang.

Meski banyak menekan, tak banyak peluang yang mampu diciptakan City. Keuletan dan kedisiplinan pertahanan The Blues jadi kunci menghentikan setiap serangan pasukan besutan Josep Guardiola itu.

Tambahan 7 menit yang diberikan wasit di pengujung babak kedua memberi motivasi tambahan bagi skuat City untuk bisa mencetak gol penyama kedudukan. Namun, hingg wasit meniup peluit panjang, City gagal mencetak gol.

Chelsea pun memastikan diri meraih trofi Liga Champions kedua mereka. Trofi pertama mereka diraih pada musim 2011-2012.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA