Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kalau Ada yang Merasa Mampu, Dek Gam Persilakan Pihak Lain Kelola Persiraja

LAPORAN: AGUS DWI
  • Selasa, 07 Juni 2022, 14:34 WIB
Kalau Ada yang Merasa Mampu, Dek Gam Persilakan Pihak Lain Kelola Persiraja
Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam/Ist
Berdasarkan Kongres PSSI pada akhir Mei lalu, kompetisi Liga 2 2022 bakal digelar paling cepat akhir Agustus 2022. Namun demikian, Persiraja Banda Aceh hingga saat ini belum memulai persiapan.

Tentu hal ini bukan tanpa alasan. Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, tidak yakin rencana tersebut akan berjalan tepat waktu.

“Walaupun sudah diumumkan, tapi kan belum ada kepastian jadwal tersebut, masih berpeluang mundur. Informasi yang kami dapat, Liga 1 saja belum ada sponsor, apalagi Liga 2. Jadi kita masih melihat, waktu juga masih banyak," Dek Gam, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (7/6).  

Menyangkut persiapan Persiraja, Dek Gam mengaku belum melakukan persiapan apapun. Walaupun demikian diakuinya bahwa kerangka tim Persiraja sudah ada dari pemain yang masih terikat kontrak.

Di sisi lain, Dek Gam juga mempersilakan kepada pihak-pihak yang selama ini banyak mengkritik untuk mengambil alih dan mengelola Persiraja. Baginya kalau ada orang-orang yang merasa lebih mampu dari dirinya dalam mengelola Persiraja, silakan ambil alih.

“Jadi begini, saya bukan orang yang antikritik. Saya menerima masukan-masukan dari fans, suporter, yang mengaku pengamat, dan lain-lain selama itu mampu saya lakukan akan saya lakukan. Tapi bagi saya kalau ada orang-orang yang merasa mampu untuk mengelola Persiraja, silakan saja. Jadikan ada selama ini yang kritik, cuap-cuap di Media Sosial, merasa mampu mengelola Persiraja, bagi saya tidak masalah” ujar anggota Komisi III DPR RI ini.

Politikus PAN ini memastikan sudah memenuhi janji kampanye dulu, bahwa ia akan mengembalikan Persiraja ke Liga 1. Dan itu sudah dilakukannya. Dek Gam juga menegaskan ketika Covid melanda tanah air, termasuk Aceh, ia praktis hanya sendiri dalam mendanai Persiraja, meski akhirnya takdir membawa Persiraja kembali ke Liga 2.

"Dan sekarang banyak para kritikus yang merasa lebih mampu mengelola Persiraja ya silakan saja. Ini kan waktu masih ada, masih panjang untuk persiapan. Lebih dari tiga bulan”, tambah Putra Leupung Aceh Besar ini.

Setelah lima tahun mengambil alih Persiraja, Dek Gam mengakui bahwa musim lalu adalah musim tersulit baginya. Bukan hanya sulit mencari pemasukan dan sponsor, dengan tidak bermain di Aceh saja sudah menggambarkan bagaimana susahnya mengikuti kompetisi Liga 1 musim kemarin.

“Tapi saya tidak meninggalkan Persiraja. Saya tetap memimpin Persiraja dalam masa-masa sulit itu. Saya tetap berupaya untuk bisa mempertahankan Persiraja di masa sulit, bahkan kita membuat perubahan besar di putaran kedua dengan mengontrak pelatih asing dan pemain-pemain baru. Tanpa penonton, tanpa pemasukan, tapi saya tetap bertekad keras untuk tetap menjaga agar Persiraja  bertahan di Liga 1, dan sekalipun saya rugi miliaran rupiah, tapi saya tidak pernah meninggalkan hutang sepeserpun," paparnya.

“Nah, apalagi musim ini Liga sudah normal. Sudah ada pemasukan dari tiket, dan sponsor mungkin juga akan mau (mendukung) karena penonton sudah datang ke stadion. Nah, bagi yang merasa mampu silakan kelola Persiraja dan kembalikan Persiraja ke Liga 1 seperti yang sudah pernah saya lakukan,” tandas Dek Gam.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA